Kesalahan Menulis Cover Letter Bisa Mengancam Karir Anda

Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris Terbaru - Berita | Tips | Status  WA

Cover letter adalah salah satu faktor terpenting saat melamar pekerjaan. Meskipun tidak semua pemberi kerja membaca cover letter yang dikirim dengan CV. Cover letter dianggap sebagai simbol  niat Anda untuk mengejar kesempatan mendapatkan pekerjaan.

 

Sayangnya, ada  kesalahan penulisan cover letter yang sering dilakukan oleh pencari kerja. Ini bukan hanya kesalahan ketik atau kesalahan desain. Jadi apa saja kesalahan yang harus dihindari saat menulis cover letter? Ini adalah ulasan.

1. Terlalu formal atau terlalu santai

Hal pertama yang perlu diingat saat menulis cover letter adalah bahwa Anda menulis surat kepada orang yang menawarkan Anda pekerjaan. Anda tidak sedang menulis surat kepada orang yang Anda cintai, jadi gunakan bahasa yang sesuai agar terdengar sopan dan santun.

 

Namun, jangan  menulis cover letter dalam bahasa yang terlalu formal. Sebisa mungkin, cobalah untuk menyeimbangkan gaya bahasa formal dan informal agar cover letter Anda terlihat profesional dan berkualitas.

 

2. Terlalu banyak  klise

Bagaimana Anda menggambarkan diri Anda dalam cover letter? Apakah Anda masih lebih suka menggunakan frasa “out of the box” atau “pekerja keras”?

Berbagai ungkapan seperti ini memang sudah terlalu banyak digunakan jadi akan menimbulkan sebuah kesan klise. Semua orang mungkin bisa saja mengklaim kalau dirinya mempunyai kualitas tersebut. Alih-alih menyebutkan kualitas diri secara eksplisit.

 

Cobalah menjabarkan bagaimana cara Anda menemukan solusi ketika menghadapi suatu masalah. Jelaskan berbagai aspek yang nantinya berkaitan dengan posisi yang akan Anda kejar supaya perekrut yakin kalau Andalah kandidat yang sangat tepat.

 

3. Terlalu banyak bercerita tentang diri sendiri

Salah satu dari kesalahan dalam hal membuat cover letter yang dianggap paling sering dilakukan oleh para pencari kerja yaitu terlalu fokus untuk menceritakan tentang dirinya sendiri. Anda memang perlu menunjukkan kualitas diri sebagai seorang kandidat yang berpotensi, tapi apakah kemampuan Anda sesuai dengan keinginan dan kebutuhan perusahaan tersebut?

 

Tinjau kembali deskripsi pekerjaan dari posisi yang Anda lamar. Menyesuaikan dengan kemampuan Anda saat ini, jabarkan solusi yang Anda miliki untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh perusahaan. Hal ini bisa menjadi sebuah nilai jual yang tidak akan terpikirkan oleh para kandidat lainnya.

 

4. Mengulang isi resume

Anda sudah menyertakan resume yang berisikan pendidikan, riwayat pekerjaan, serta sederet hard skills dan soft skills. Mengulang sebuah isi resume dalam suatu cover letter itu justru membuat para perekrut tidak akan bisa menemukan berbagai hal menarik yang tidak tersampaikan di dalam sebuah resume.

 

5. Terlalu Panjang

Rata-rata, perekrut menghabiskan waktu kurang dari sepuluh detik untuk membaca  resume yang Anda kirimkan. Waktu yang dihabiskan untuk membaca cover letter  tentu lebih sedikit. Jadi pastikan cover letter yang Anda tulis kuat, pendek, dan jelas.

 

Hindari membuat cover letter yang melebihi satu halaman. Juga, hindari memotong cover letter yang panjang dengan menggunakan ukuran tulisan tangan terkecil. Sebagai alternatif, kemaslah cover letter Anda dengan latar belakang putih yang mudah dibaca, yang menunjukkan kualifikasi yang ingin Anda tawarkan.

 

Hindari kesalahan cover letter dengan cara sederhana ini. Tidak dapat disangkal bahwa cover letter sederhana sering menjadi penghalang bagi banyak pelamar. Namun tidak perlu khawatir, karena selain menghindari beberapa hal di atas, sebenarnya ada cara mudah lainnya untuk mendapatkan pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *