Motor Listrik vs Motor Bensin: Mana yang Lebih Hemat?

Pemerintah masih terus memberikan insentif untuk pembelian motor listrik terutama buat masyarakat yang hendak beralih. Tetapi sayangnya masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa motor listrik tidak se-efisien motor bensin karena harus ada dana yang dialokasikan untuk pembelian baterai jika baterai sudah mengalami penurunan daya seperti halnya pada baterai smartphone.

Tetapi disisi lain, beberapa produsen memberikan solusi dengan skema sewa baterai. Sehingga untuk masalah baterai tidak perlu khawatir lagi karena selama sewa, baterai dijamin seumur hidup. Jika ada kerusakan atau penurunan daya, baterai akan langsung diganti dengan yang baru. Apalagi gini ada kemudahan untuk kredit cicilan 6 bulan dengan syarat yang mudah serta proses yang cepat dari Kredivo.

Ini Keunggulan Motor Listrik

Motor listrik dikenal dengan energi yang lebih efisien karena menggunakan listrik dengan harga yang lebih murah. Motor listrik dianggap lebih efisien karena menggunakan energi listrik menjadi tenaga gerak.

Sebagai perbandingan untuk 1,2 kWh sepeda motor listrik bisa menempuh jarak hingga 10 km. Jika menempuh jarak hingga 20 km artinya memerlukan 2.4 kWh listrik. Harga 2.4 kWh listrik dengan tarif listrik Rp 1.699.53 per kWh, artinya biaya yang diperlukan untuk menempuh jarak 20 km adalah  sekitar Rp 5.000.

Sementara itu untuk motor bensin dengan jarak tempuh yang sama diperkirakan akan menghabiskan bensin sebanyak 1 liter dengan harga bensin antara Rp 10.000 sampai dengan Rp 13.000. Artinya, dengan menggunakan motor bensin diperlukan biaya 2x lipat daripada motor listrik.

Selain itu, tidak ada biaya service sehingga lebih less maintenance. Motor listrik hanya perlu diperhatikan kampas remnya saja. Jika kampas sudah aus atau tipis harus segera diganti dan harganya juga sangat terjangkau sama seperti kampas motor bensin.

Motor listrik tidak memiliki suara yang bising sehingga polusi suara jadi berkurang. Selain itu juga tidak menimbulkan polusi udara yang kini menjadi isu yang dihadapi oleh kota-kota besar seperti di Jabodetabek.

Ini Keunggulan Motor Bensin

Motor bensin memang bisa menempuh jarak lebih jauh karena infrastruktur pom bensin merata di seluruh Indonesia. Berbeda dengan jaringan SPKLU yang hanya tersedia di beberapa kota-kota besar, itupun jumlahnya tidak sebanyak pom bensin.

Masyarakat yang kerap menempuh jarak jauh mungkin masih berat karena akan kesulitan mencari tempat charging. Sehingga wajar jika masih sulit untuk beralih dari motor bensin ke listrik. Tidak dimungkiri pula bahwa motor bensin tidak perlu khawatir dengan penurunan daya baterai, tetapi ada biaya service yang harus dikeluarkan secara rutin yaitu penggantian oli mesin, radiator coolant, dan pelumasan lainnya.

Biaya perawatan tersebut sebenarnya bisa dialihkan untuk menabung baterai jika sewaktu-waktu baterainya memang sudah mengalami penurunan daya. Sehingga soal harga mungkin masyarakat berpikir tidak ada bedanya. Tetapi, kualitas udara jelas lebih bersih dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas terutama generasi muda, yaitu anak-anak yang bisa merasakan udara bersih di tengah kota.

Perbandingan Biaya Kepemilikan

Motor listrik memang masih mahal karena teknologinya baru. Namun, dengan adanya insentif dari pemerintah, harga motor listrik hampir mirip dengan harga motor bensin untuk awal kepemilikan. Rata-rata motor listrik dijual di angka Rp10 jutaan sudah termasuk insentif dari pemerintah. Namun, untuk kepemilikan motor listrik kedua tidak akan mendapatkan insentif sehingga harganya jelas akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan motor bensin.

Tetapi, dengan semakin banyaknya pengguna motor listrik, teknologi akan semakin murah serta seiring berjalan harganya pun bisa lebih terjangkau meskipun tanpa adanya insentif dari pemerintah.

Soal biaya ini akan makin mudah jika kamu menggunakan cicilan 6 bulan dari Kredivo. Bunga Kredivo transparan dan tidak ada biaya tersembunyi lainnya. Bunganya mulai dari 1.99% per bulan dengan tenor paling fleksibel hingga 12 bulan. Khusus untuk member premium bisa mendapatkan limit pinjaman sampai dengan Rp 50 juta termasuk tenor yang lebih lama hingga 24 bulan.

Pengalaman Pengguna Motor Listrik

Beberapa pengguna motor listrik sudah memberikan testimoninya secara positif maupun negatif. Untuk kekurangan-kekurangan terus menerus diperbaiki oleh beberapa pabrikan terutama yang basisnya berada di Indonesia misalnya seperti Gesit, Polytron dan lain sebagainya.

Artinya masukan-masukan dari pengguna menjadi insight untuk melakukan perbaikan sehingga membuat masyarakat tidak ragu untuk beralih ke motor listrik karena kualitasnya semakin baik dan diperhatikan.