Apa Itu Bank Digital? Kalau Cari Aman, Jangan Asal Simpan

Apa itu bank digital mungkin dulu terdengar seperti istilah yang cuma lewat di iklan. Tapi sekarang, rasanya makin relevan, apalagi mulai banyak orang sadar kalau uang ternyata nggak cuma soal dicari, tapi juga dijaga. Karena faktanya, uang akhir-akhir ini punya kebiasaan aneh: datangnya jelas, perginya misterius, kan?. Baru awal bulan saldo masih penuh, eh seminggu kemudian tahu-tahu muncul dialog dalam hati: “Sebentar…perasaan baru gajian?”. 

Lucunya lagi, penyebab uang cepat habis bukan soal drama belanja dengan harga mahal lagi nih. Justru karena dengan harga yang murah tapi sering dilakukan setiap hari alias jajan-jajan. Padahal kalau dijumlahkan, total pengeluarannya ternyata besar juga. 

Di tengah kondisi finansial dan kebiasaan seperti ini, banyak orang mulai sadar bahwa simpan uang nggak bisa lagi asal di satu tempat tanpa strategi. Kalau cari aman, tentu pertanyaanya bukan cuma “uang disimpan di mana, ya?”, tapi juga “apakah tempatnya bisa membantu uang tetap aman dan nggak gampang kepakai?”. Di sinilah pembahasan apa itu bank digital terasa makin relevan dan menarik untuk dikulik. 

Apa Itu Bank Digital? Bukan Lagi Soal Tren, Tapi Soal Bertahan

Jujur aja, dulu punya satu rekening rasanya cukup, kan? Gaji masuk. Ditabung sedikit. Sisanya dipakai seperlunya. Sekarang? Ceritanya emang udah beda banget, ya. 

Banyak orang mulai sadar kalau tantangan finansial hari ini bukan cuma soal menghasilkan uang, tapi mempertahankannya. Karena, pengeluaran di era sekarang ini sering datang tanpa terasa sama sekali. Pengeluarannya memang dalam jumlah kecil, tapi begitu cepat dan rutin. Alhasil? Tentu saja cepat habis.

Oleh karena itu, banyak orang saat ini mulai berbondong-bondong pindah menggunakan bank digital. Tapi apa itu bank digital? Ini adalah layanan perbankan yang hampir semuanya bisa dilakukan lewat aplikasi, mulai dari transfer, buka rekening, simpan uang, sampai atur target finansial tanpa perlu repot datang ke kantor cabang. 

Tapi alasan sebenarnya bukan cuma soal praktis aja, banyak orang beralih ke bank digital karena sistemnya yang mampu membantu kelola uang berdasarkan tujuan finansial masing-masing dengan jelas. Di sinilah pendekatan yang dimiliki Krom Bank paling sesuai dengan kebutuhan finansial anak muda.

Kantong Tabungan Krom: Supaya Uang Punya “Tempat”, Nggak Sekadar Numplek

Kesalahan yang paling sering terjadi dalam pengelolaan uang adalah menyatukan seluruh uang dalam satu rekening. Akibatnya, uang kebutuhan bulanan, dana darurat, uang jajan, sampai tabungan masa depan bercampur jadi satu. Secara angka jika dilihat di rekening, tentu saldonya terasa masih cukup dan secara psikologis pun seperti “ah ini masih boleh dipakai”. Padahal kenyataanya budget untuk masing-masing kebutuhan sudah mulai menipis. Inilah alasan kenapa niat untuk nabung sering kalah dengan godaan kecil sehari-hari. 

Kalau memang tujuannya ingin lebih aman, uang sebaiknya punya “rumah” masing-masing sesuai dengan tujuan finansial yang jelas. Konsep seperti ini yang mulai banyak dicari generasi muda saat memilih layanan finansial, termasuk melalui bank digital. 

Di sinilah fitur Kantong Tabungan Krom Bank hadir sebagai solusi yang lebih praktis untuk mengatur uang tanpa ribet harus buka banyak rekening. Lewat fitur ini, pengguna bisa membagi saldo ke dalam beberapa “kantong” terpisah sesuai kebutuhan finansial masing-masing. 

Menariknya, saat pertama kali buka akun Krom Bank, nanti otomatis akan punya 1 rekening Tabungan Utama yang bisa dipakai buat kebutuhan transaksi harian, mulai dari transfer sampai pembayaran. Nah, kalau Tabungan Utama ini ibarat “basecamp”, lalu fitur Kantong Tabungan jadi ruang khusus buat alokasi uang sesuai misi finansial masing-masing. 

Hal lain yang bikin seru dan sangat bermanfaat dari fitur Krom Bank ini adalah menyediakan hingga 19 Kantong Tabungan dalam satu akun, loh. Jadi kalau hidup penuh wishlist dan goals, pastikan harus jelas pos-pos keuangannya, ya. Nama Kantong Tabungan pun bisa disesuaikan dengan keinginan masing-masing, jadi terasa lebih personal dan nggak membosankan kayak sekadar angka saldo di rekening. 

Bonusnya, Kantong Tabungan Krom juga menawarkan bunga 6% per tahun, jadi uang yang disimpan juga berpotensi berkembang sambil fokus ngejar target finansial satu per satu. Enaknya lagi, tabungan di Krom Bank sangat fleksibel karena bisa diisi dan ditarik kapan saja dan bisa langsung transaksi dari masing-masing kantong. 

Kalau Tujuannya Bikin Uang Aman, Krom Bank Jadi Langkah Awal Paling Tepat

Kalau selama ini uang sering “hilang arah” karena tercampur jadi satu, mungkin sudah saatnya pakai cara yang lebih rapi. Soalnya, finansial yang aman bukan cuma soal simpan uang, tapi juga kelola dengan cara yang bikin setiap tujuan keuangan tetap on track. 

Di sinilah Krom Bank jadi starting point yang paling pas. Lewat fitur Kantong Tabungan, uang bisa dipisah sesuai tujuan, jadi lebih jelas mana yang buat kebutuhan harian, tabungan dan tujuan jangka panjang. Ditambah lagi, semuanya bisa diakses dengan gampang lewat aplikasi, fleksibel buat diatur kapan saja, plus ada potensi yang bikin tabungan nggak cuma diam di tempat. 

Dari sisi kredibilitas Krom Bank juga punya fondasi yang kuat. Bank digital ini berada di bawah naungan Kredivo Group yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri fintech Indonesia. Selain itu, Krom Bank sudah mencetak profit sejak diluncurkan, menunjukkan operasional yang sehat dan berkelanjutan. Dari sisi regulasi, Krom Bank juga telah berizin dan diawasi oleh OJK dan BI serta menjadi peserta LPS. Tunggu apalagi? Yuk mulai tabung uang lebih aman dan terarah dengan Krom Bank sebagai pilihan bank digital yang cerdas!